pilihan . .

Tentang sebuah rasa sakit yang menggerogoti hatimu dan perasaanmu perlahan, yang kau sebut “sakit hati”.

Tentang sebuah dilematis yang membuatmu berhenti sejenak dan mengharuskanmu untuk “memilih”.

Dan tentang sebuah “kebodohan” atau “ketulusan” .

Aku mencintai, aku mengagumi, aku merasakan dan aku menentukan. Apa mungkin kita selalu menjadi orang terpilih? tidak! kawan. Ada saat nya kita akan terbuang, tersisihkan dan terlupakan.

Apa selalu kita hanya bermimpi? tidak! kawan. Kitapun bisa mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Dan apa kita harus selalu menerima? tidak! Kita pun akan memilih suatu saat dan tak menerima apapun.

Seseorang tengah mengadu, “aku sakit hati karenamu, apakah kau tak mengerti itu?”
: “Aku tau. Dan kaupun tau aku pernah merasakan sakit hati yang lebih sakit  dari yang kau rasakan saat ini, karenamu. Lalu, apa yang kau lakukan saat itu? Do nothing! Kau tak melakukan apapun, bahkan kau selalu menambah rasa sakitnya. Sekarang, apa harus aku merasakan sakitmu juga?”

“Tapi itu dulu!”

: “Hai! Bukankah sekarang ada karena dulu? Dulu, kau yang meninggalkanku. Kau yang membuatku menjadi ‘sekarang’ “.

Kesalahan? Berkata ini sebuah kesalahan? Dan kau menyalahkanku?
Tentu! aku tau saat ini adalah ‘salahku’ , apakah harus aku yang selalu disalahkan atas salahmu jua? Lalu, kapan kamu menyadari salahmu?

Kawan, ini tentang sebuah pilihan.

Mereka bisa memilih, kenapa kita tidak? Setiap manusia punya Hak untuk memilih. Ini hidupmu dan hidup mereka. Mereka memilih jalannya sendiri mencapai cita. Begitupula denganmu. Mereka tak berhak mengatur pilihanmu.

Orang lain tak tau apa yang kau rasakan, yang tau tentang perasaan kita, hanya kita dan Tuhan. Orang lain tak selalu benar kawan, mereka hanya membenarkan filsafatnya dan apa yang mereka tau.

Kita dihadapkan pada banyak pilihan, dan tentu kita harus memilih satu. Ketika kita takut untuk memilih, maka, kita tak akan pernah sampai pada apa yang kita mimpikan. Dan, ketika kita tak bisa memilih, maka kita akan terhenti.

Ketika kita telah memilih , kita sudah siap dengan segala resikonya. itu sudah “paket” nya kawan. Tapi, apakah kita sudah yakin? itu yang harus kita tegaskan!

Menyesal atau menyadari kita salah?

Pasti! Setiap orang pernah melakukan Salah. Dan dari sebuah kesalahan kita akan menjadi Benar. Itulah, mengapa Tuhan selalu memberi Kesempatan kepada kita untuk Berubah dan Memperbaikinya.

1 kesempatan itu sangat berharga, betapa beruntung orang yang masih mendapat kesempatan berlebih? Tapi, betapa merugi mereka yang tak memanfaatkan sebuah kesempatan yang ia dapatkan. Karena, belum tentu ia masih punya kesempatan yang lain. Bisa jadi, setelah mereka tak mempunyai kesempatan, mereka menyesal baru menyadari arti sebuah kesempatan. Untuk apa menyesal? Tiada guna.

Sedikit cerita, aku pernah menjadi “keledai bodoh yang jatuh dilubang yang sama berkali-kali”. Ya, ini karena apa yang ku sebut pilihan.

Aku takut memilih sebuah perubahan, aku bertahan berkali-kali pada kesalahan yaitu memberikan kesempatan lebih dari satu kali,kawan. Kau tau, yang aku pilihpun tak pernah mengerti dan menghargai kesempatan yang aku berikan. Ya, itu suatu kebodohan yang aku lakukan! Dan kau sudah tau jawabannya kawan, tetap! Aku terjerumus dalam lubang yang sama. Entah, padahal aku sadar ini sebuah kebodohan dan aku sadar akan ketakutan, sampai seseorang berkata padaku,

: “Kau tak akan pernah sampai kalau kau terus bertahan pada ketakutan! apa yang kau takutkan? Kalau kau memilih selain ini, kau takut mendapatkan yang lebih menyakitkan dari ini? Dan apa yang kau dapatkan dengan ketakutanmu? Tidak ada perubahan, kawan! Kau harus berani mengambil keputusan, kau harus berani mengambil pilihan baru dalam hidupmu. Jangan pernah takut, padahal belum tentu yang kau takutkan itu terjadi, siapa tau pilihan barumu jauh lebih baik dan itu adalah mimpimu? Kalaupun memang pilihanmu salah, dan kau menyesal, kau tetap harus bangkit! masih banyak pilihan pilihan lagi nanti di depan!”

dan saat itu, aku mengerti tentang sebuah “pilihan”..

Pilihan ada padamu , dan Bahagia ada pada pilihanmu.

– Ayu Ratu Nagari

Advertisements

2 thoughts on “pilihan . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s