sajak lelah

Tak ada yang tak mungkin kalau Kau sudah berkehendak, Tuhan.

Apapun hal itu, sesuatu itu , pasti akan terjadi apabila Engkau sudah berucap, KUNFAYAKUN maka terjadilah.

Dan tak ada hal yang tak bisa Engkau lakukan. Engkaulah yang Maha Segalanya.

Tuhan, akupun percaya, setiap apa yang Engkau jelaskan dalam kitabmu Al-quran, setiap apapun aku dalam kesabaran, maka aku akan membuahkan hasil dari kesabaran panjangku.

Tuhan, seperti rasa sakit ini, aku percaya Engkau memberikanku sakit untuk menghapus sebagian dosaku, karena Engkau menyayangiku. Seperti yang telah Engkau jabarkan dalam surahmu, “Dan sungguh akan KAMI berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Tuhan, dan aku bersyukur atas segala cobaan dan sakit yang kau berikan padaku. Setiap aku merasakan sakit ini, semakin aku merasa dekat denganMu. Tuhan, aku ikhlas dengan semuanya, aku sudah berikhtiar , aku pasrah dengan apa yang sudah kau takdirkan kalau memang itu jalan yang Kau tentukan.

Tuhan, keindahan dunia ini hanya semata, dan aku bahagia pernah Engkau ciptakan. Merasakan kebaikan dan keburukan. Merasakan manis dan pahit kehidupan. Mempunyai orang tua dan keluarga juga teman yang menyayangiku. Aku bersyukur Engkau memperkenalkanku dengan hal-hal lain dalam kehidupan dunia ku.

Tuhan, aku hanya ingin melakukan hal-hal yang aku bisa untuk orang lain, aku ingin melakukan yang terbaik selagi aku masih bisa bernafas. Aku ingin bisa berarti untuk mereka. Aku ingin bagaimana mereka mengenangku ketika nanti aku disampingmu. Aku ingin melihat orang-orang yang aku sayang bahagia.

Tuhan, semakin lelah aku merasa. Semakin berat mataku tuk terbuka. Dan semakin perih sakit yang ku rasa. Apakah Engkau ingin aku bersamamu? Tuhan, kapanpun Kau mau, aku siap dengan semua ketentuanmu. Aku bahagia disiMu.

Tuhan, kau kenalkan aku rasa cinta

Kau kenalkan aku dengan kebencian

Kau kenalkan aku dengan alam

Kau ijinkan aku bernafas untuk kehidupan

Tuhan, dunia ini fana

semua hanya sementara

keabadian hanyalah di Surga

tuhan, aku ingin kesana…

Tuhan, apakah cinta itu juga sementara?

Tuhan, kau kenalkan aku pada cinta

Tak lupa kau kenalkan aku pada duka

Tuhan, tak pernah lelah aku mencintamu

Tak sedikitpun ada duka yang kau berikan

Atas cintaku padaMu

Tuhan, ijinkan aku disampingMu

Aku telah lelah

Hanya inginku pejamkan mata

Dan tersenyum bahagia selamanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s